Selasa, 24 Mei 2011

Menentukan Ukuran Baut

Dalam perdagangan ulir sudah di standarisasikan & bentuk ulir nya dapat bermacam-macam yaitu:
 
1. Standard British Witworth ulir sekrup
2. British Association ulir sekrup
3. American National Standar ulir sekrup
4. Unified Standar ulir sekrup
5. Square thread ( Ulir sekrup bujur sangkar )
6. Acme Thread
7. Ulir sekrup bulat ( Knuckle thread )
8. Ulir sekrup trapesium ( Buttress thread )
9. Ulir sekrup metris ( Metric thread )
Pada saat ini ulir yang terdapat di dalam perdagangan, ada dua standard yang dipakai yaitu :
a. Standard British Witworth dengan ciri-ciri nya :
- Simbol nya W misal nya W ½ “ artinya diameter luar nya adalah ½ inchi
- ukuran nya dalam satuan inchi
- sudut puncak (alpha)= 55 derajat

b. Standard Metris (SI) :
- simbol nya (M), misal nya M20 artinya diameter luar nya adalah 20mm
- semua ukuran dalam tabel dan gambar dalam satuan (mm)
- sudu puncak (alpha)= 60 derajat.
 
Ini adalah Tabel ukuran baut Standard Metris (SI) (klik tabel untuk memperbesar tampilan)
 
 
 
Contoh perhitungan dan pemilihan ukuran baut pada tabel
Suatu gantungan yang diikat kelangit-langit dengan 4 buah baut harus menahan beban sebesar 10 000 N, Jika baut terbuat dari bahan Fe 490 dengan faktor keamanan yang direncanakan adalah 7, berapakah ukuran baut yang diperlukan?

Jawab:
Diketahui :
- Bahan baut Fe 490 mempunyai tegangan tarik maksimal 490 N/ mm2.
- Safety factor, v = 7
- Jadi tengan tarik yang diizinkan bahan adalah :
Teg.izin =  Teg.mak / v = 490 / 7 = 70 N/ mm2
-F = 10 000 N,
- Z = 4,

Penyelesaian :
 
Dc =  √(4.F / Z.π. Teg.izin ) =  √ (4.10 000 / 4.3,14. 70) = 6,7 mm (diameter terkecil)
 
Maka besar diameter luar dari baut (d) :
 
dc   = 0,8 d ;   d = 1,25 .dc = 1,25 (6,7) = 8,375 (mm)‏ (diameter terbesar)
 
Dari tabel baut untuk d = 8, 375 mm diambil M 10 x 1,25 dengan diameter luarnya   10 mm dan jarak kisaarnya 1,25 mm.
 
Dalam menentukan ukuran baut pada tabel disarankan untuk menggunakan  jenis Fine Series terlebih dahulu jika diameter terbesar  hasil perhitungan masih dibawah 39 mm
 
Sumber : Buku Elemen Mesin Jilid II